Finishing Furniture Dengan Cat Melamine

Selain menggunakan finishing cat duco, maupun HPL, ada alternatif lain dalam finishing furniture anda, yaitu dengan cat melamine. Cat melamine ini lebih murah dibanding cat duco yang terkenal ‘mahal’. Pengerjaan finishing cat melamine ini hampir sama dengan cat duco, yaitu dengan metode penyemprotan, tetapi dengan cairan zat melamine sebagai finishing/lapisan akhir pada permukaan furniture.

Melamine atau yang biasa juga disebut acid catalyzed adalah cat dua komponen yang terdiri dari resin amino alkyd dan asam (acid) sebagai hardener. Komponen hardener tersebut berfungsi sebagai katalis yang mempercepat reaksi pembentukan lapisan film.

Kesan warna furniture akhir nantinya dapat berupa doff atau glossy. Disamping itu, finishing melamine ini mempunyai banyak pilihan warna. Dan finishing sistem melamine ini banyak digunakan untuk furniture yang ingin menampilkan kesan natural pada serat kayu.

Interior Dengan Finishing Melamine kombinasi HPL

Interior Dengan Finishing Melamine kombinasi HPL

Finishing melamine ini biasanya hanya untuk dipergunakan untuk finishing produk interior. Melamine jarang digunakan untuk finishing produk eksterior/semi eksterior karena sifat lapisan filmnya yang cenderung regas sehingga dapat mengakibatkan lapisan film menjadi pecah bila terkena cuaca terus menerus. Lapisan film melamine ini akan semakin regas apabila terkena sinar matahari dan hujan secara terus menerus. Lapisan melamine mempunyai ketebalan yang bagus, sehingga dapat menutup serat kayu. Jarak antara serat kayu menjadi rata halus. Sesuai dengan sebutannya natural transparan, finishing melamine ini memiliki tampilan akhir yang bening dan transparan, sehingga warna kayu asli dari bahan dasar material furniture kelihatan alami bahkan terkesan semakin cemerlang dan tekstur kayu terlihat semakin hidup.

Adapun finishing dengan cat Melamine ini mempunyai beberapa keunggulan sebagai berikut:

  • Finishing melamin ini lebih cepat kering daripada finishing dengan cat duco.
  • Lapisan film akhir yang terbentuk mempunyai karakteristik keras dan tebal.
  • Mempunyai daya tahan yang bagus terhadap air, alkohol dan beberapa zat kimia lainnya.
  • Mempunyai daya tahan yang bagus terhadap blocking (tanda bekas akibat tumpukan/packing mark).
  • Mempunyai kekerasan sampai 2H, sehingga daya tahan goresnya sangat baik.
  • Permukaan lapisan filmnya tergolong mulus/halus.
  • Mampu menampilkan pola serat kayu sehingga furniture terkesan natural, hidup, dan hangat.

Terimaksih. Semoga Bermanfaat. Salam.

Bela Mudayana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s